Warning : Siapin Bakiak dan Heels

Selamat Datang di posting notes gue yang ke-23. Gimana keadaan lo hari ini? Apa kabar yang lagi duduk di warnet? Yang lagi hotspotan gag jelas di kampus, café, kosan, kontrakan? Apa kabar yang lagi ngenet lewat hape curi-curi waktu berdusta pada guru kisah kasih di sekolah dengan si dia, semuanya siap di goyaaaang?!

Gue lagi jatuh cinta. Woo-hoo! Seneng kan lo kalo posting kali ini tentang cinta. Yup, kali ini gue mau nulis jatuh cinta yang gue rasain sekarang. Semoga aja gag kayak tulisan anak SMP yang menye-menye dan mendayu-dayu seperti lagu dangdut,”bila kau bunga ku akan jadi kumbangnya”. Kalo gue tiba-tiba nulis kayak gitu tolong seseorang, lempar kepala gue pake bakiak atau sepatu high heels lancip yang panjangnya 15 cm dan pastikan heels yang lo lempar bakalan nancep di kepala gue.

Ada yang bilang kalo orang lagi jatuh cinta hal yang paling lo benci jadi lo suka, sesuatu yang terlihat buruk rupa menjadi luar biasa cantiknya, semua kata yang keluar menjadi begitu romantis dan puitis, lagu dangdut pun menjadi lagu yang paling romantis, de-el-el. Misalnya, makan semur jengkol berasa makan semur ayam, ngeliat saipul jamil jadi kayak ridho rhoma, bau kentut berasa aroma teraphy, dll. (sampai disini tolong siapin bakiak sama heelsnya)

Ajaib. Buat gue cinta itu seperti ribuan voltase tiang listrik yang kalo lo sentuh bakalan bikin lo kejang-kejang atau bahkan mati ditempat. Maka dari itu saya mohon kepada petugas PLN untuk membuat pagar keamanan di sekitar tiang listrik dan tanda peringatan agar tidak ada yang mendekat. Kemaren aja ada anak kecil sama ibu-ibu mati gara-gara nyentuh tiang listrik yang ternyata gag ada tanda peringatan dan pagarnya. Kalo udah gitu salah siapa? Salah gue? Salah temen-temen gue? Siapa, hah?! (kalian boleh mulai angkat bakiak dan heelsnya, siap-siap buat ngelempar gue).

Kalo kata Edward Cullen di film Twilight (dengan sedikit editan), “Love is like a heroin on my own mark.” Cinta itu seperti narkoba yang gue bikin sendiri. Pastinya dengan dosis yang bisa bikin gue se-‘terbang-terbang’nya, yang ngebuat gue kecanduan dan tidak pernah puas hanya dengan sekali menikmatinya. Jadi, jauhilah narkoba untuk kebaikan Anda saudara-saudara. Ora Et Labora, Baby. (Bersedia, Siap, Lempaaarrr!!!)

O.K. Terima kasih untuk lemparan bakiak dan heelsnya. High heels warna merah yg tingginya 15 cm yang nancep di idung siapa yang lempar? Makasih udah dibalikin, tadi waktu nulis tiba-tiba punya gue ilang sebelah. Terus sepatu boot siapa ni di lempar? Ini juga anak siapa, sembarangan aja lempar-lempar anak, dia pipis tuh waktu di lempar. Tolong di ambil di bagian penitipan barang, segera. Terima kasih. Ting ting ting ting.

I think enough about love for today. Bukan karena gue mau pergi, kemaleman, atau duit mepet. Tapi udah ada yang siap-siap ngangkat bangku taman. Kayaknya udah siap mau lempar gue. So, keep breathing (of course) and keep eating babies head and bott. Lho? Haha. I’ll see you arround. Bye.

Iklan

3 thoughts on “Warning : Siapin Bakiak dan Heels

  1. vicka berkata:

    cieee,….jatuh cintrong niy…

    nyasar nya jauh banget mpe semua film ngikut,,ROMEO n JULIET lum masuk tuh kyaknya

    SALUT buat lw lah dew

    • dewi19th berkata:

      hahahaha
      iya ni fik ..
      jadi nyasar gag jelas ngmng na ..
      untung ada GPS dan Google Map
      Thanks technology *lhoo???*
      hahahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s