Sejarah Blog Lama dan Orang Asing

Semangat Pagi semuanyaaa!!

Lama sekali awak ni tak posting, merindu rasanya jari-jari awak menari-nari dengan keyboard. Sesuai request mamasnya di comment box di posting sebelumnya, kali ini gue mau cerita kenapa gue pindah dari blog lama ke blog yang ini. Semoga jiwa raga gue siap. Somebody, kalo setelah ini terjadi sesuatu sama gue, please, bayarin utang pulsa gue. Terima kasih…

Jadi begini mamasnya, mbak-mbaknya. Gue mulai blogging dari gue lulus SMA. Ga tahu kenapa baru saat itu gue baru kepikiran buat bikin blog. Yaah, mulai lah gue blogging. Seminggu bisa 3 kali gue posting di blog dan itu posting gue bikin tanpa bikin draft dulu. Maksudnya, bahasa sederhananya adalah semua posting yang gue post saat itu adalah semua isi otak dan hati gue. Bahasa lebih sederhana lagi, itu postingan labil.

Ya. Gue dulu pernah posting mewek-mewek things, 4L4Y things. Gue ga pake angka huruf, tulisan gede kecil, tulisan gue masih pake font normal. But hey, 4L4Y itu juga sebuah proses ke masa dewasa kan? Ya kan? Ya kan? *ngeles* *cari pembelaan*

Jujur-jujuran nih ya (berasa main truth or dare gue), itu blog gue bikin setelah gue ada masalah dengan sahabat gue, eh mantan sahabat, eh masih dibilang sahabat ga si? Tapi kan, tapi kan, gue udah ga pernah ketemu ngomong, telpon apalagi smsan. Mantan kan yah? Rrrrr, daripada ribet, mari sebut dia Orang Asing. OK? Deal? Mantaaapppp… Lanjut neeengg!

Blog gue yang lama itu, gue bikin buat ngeluarin isi otak gue, isi hati gue, yang mulai membludak dan hampir meledak karena mikirin konflik antara gue dan Orang Asing itu. Ada juga beberapa hal yang isinya tentang keluarga gue dan sedikit kehidupan kampus. Tapi tetep kebanyakan isinya otak gue dan muka melas gue, berharap dia mau maafin gue. *gimana mau maafin, dia baca aja ga*

Lama-lama gue bosen. Gue pengen sedikit beda, gue capek mengalokasikan (beuhhh), mikirin masalah itu terus. Gue lalu mikir, “kalo emang dia pengen semuanya balik lagi, harusnya ga selama ini. Dia peduli apa sama gue? Gue ga bisa tidur sampe pagi karena mikirin masalah ini dia juga ga tahu, gue nangis sampai dada gue sesek juga dia ga tahu, dan gue berubah seperti gue yang sekarang dia juga peduli apa? Ga ada. Dia move on dengan hidupnya, masa gue mau tetep stuck disini? NO WAY”

Lo bisa bilang gue lebay, bilang gue apalah terserah. Terserah kali ini, sungguh aku tak kan peduli Ku tak sanggup lagi… *plakkk!!* OK, thanks for slapping my face…

Tapi satu hal, rasa sakitnya waktu lo harus kehilangan sahabat lo, yang udah lo (bahkan keluarga lo juga) anggap seperti saudara lo sendiri, bisa gue bilang, lebih dari saat putus sama pacar. Ehemm, tidak berlaku untuk yang hampir nikah terus batal atau mungkin meninggal. Hehehe. Maaf. Ingat, hanya PUTUS dari pacar.

Maaf kalo akhirnya ini jadi curcol, mamasnya si yang mulai… *lempar batako*

Jadi, ada yang punya kisah sama kayak gue? 😉

 

Iklan

4 thoughts on “Sejarah Blog Lama dan Orang Asing

  1. Asop berkata:

    Nah, jadi, sekarang udah bisa menatap ke depan, ‘kan? 🙂 Lanjutkan hidup. 😀

    Duh, kalo saya bersyukur sekali gak punya kisah sedih seperti itu. Awal saya ngeblog untuk menceritakan kisah2 pengalaman saya yang seru, bukan untuk menceritakan masalah pribadi, karena saya pikir masalah pribadi saya (contoh: masalah cinta dan keluarga) gak pantas diketahui orang banyak. Jadi, memang menaruh tulisan di blog ada batasannya.

    • dewi19th berkata:

      iya sopp, untung aja ga perlu lama lama menya menye nya.hehehe :shy:
      iya sopp, ngeblog emang ada batasannya.tapi maklum aja yaa, dulu masih labil.hohohoho 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s