The 29th of February

Setelah selama 15 tahun berlatih dan makan sosis So Nice, waktu untuk Leo bawa pulang piala Oscar akhirnya datang.

Leonardo Dicaprio FINALLY won his Oscar!

anigif_enhanced-27777-1456722191-2_preview

Di hari ke 29 bulan Februari! Selamat, Leo! Setelah menunggu, menunggu, dan menunggu selama 12 tahun, akhirnya kamu bisa bawa pulang piala Oscar. Speech dia juga kelihatan sangat lancar. Just don’t throw the Oscar to the deep blue sea, trust me, this isn’t a dream, Leo.

Sama seperti Leonardo Dicaprio yang menang Piala Oscar di hari yang datang 4 tahun sekali ini, gue, Dewi Puspitasari, dikasih ijin buat belajar nyetir mobil. After years of asking, and asking, asking, I finally got the permission. Sebenernya bukan dikasih ijin sih, tapi lebih ke maksa biar dikasih ijin. Gue nekat belajar sama sodara ipar gue dan oom gue.

Minggu kemaren, gue belajar nyetir sama sodara ipar, oom, dan anak perempuan oom gue. Gue baru 2 kali belajar nyetir sama sodara ipar gue, minggu kemarin kali pertama gue belajar nyetir sama oom gue. Oom gue ini dulu punya pengalaman bawa bus antar provinsi, jadi keahliannya udah ga diragukan lagi.  Dia bilang gue termasuk salah satu natural driver, siap naik ke level berikutnya, turun ke jalan. Ga tahu aja si oom, saking lebeletnya pengen nyetir gue udah research duluan di YouTube. Bertahun-tahun, sodara-sodara! Bertahun-tahun gue cuma bisa latihan pake piring dan timun di depan monitor.

Sejak SMA kelas 3, which is I believe I was already in legal age to drive any motor vehicle, gue udah minta diajarin nyetir mobil sama bokap gue. Tapi entah kenapa bapak always hesitated to teach me. He keep pushing my brother/sister to learn first, which at that time both of them, does not have any desire to learn driving.

Iklan

Pulang Kampung Ke Inggris.

Pengennya. Sigh.

Hi, Master.

Halo semuanya, apa kabar? Halo mas-mas pencari b*kep dan mbak-mbak pencari gombalan yang disesatkan oleh Google. Puhat!

Master, kamu ga nyapa aku?

Oh. Hi.

Berbulan-bulan Master ga pernah nyentuh aku, apalagi nengok, dan sekarang bilang pengen pulang kampung ke Inggris. Pulang sana!

Oh, shut up you. *lempar tulang*

Wuff wuff! Wait, I’m not a…

Bahak!

Baca lebih lanjut

Why I deserve to WIN?

Why I deserve to WIN Concordia University’s “La Joie de Montréal” contest?

Because I deserve.

This contest, personally, it would be useful to develop myself and of course to fell the new experience, new atmosphere, and culture at Montreal, Canada. It is like challenges for me. A new adventure. And I am a person who likes challenges and adventure. Explore the other side of this world.

Now, I am registered as a third year student in Diponegoro University. At my college, I have been enrolled as a Head Division of External Relation in my majoring, Public Administration, during last year which I have a responsible to control the relation of my majoring (Public Administration) with another majoring or university in Indonesia.

I have a dream. A big dream. My dream is to develop a relationship between my university, my especially majors with other universities in other countries. It would be nice if the Concordia University became the first university to establish relationships with universities, especially my major.

For that, I need many votes from YOU. Yes, you who read this, my friend. Please help to make my dream come true by clicking this link http://bit.ly/VoteForDewi

I want to live my life to the ABSOLUTE FULLEST.

To open my eyes to be all I can be. To travel the roads not taken, to meet faces unknown. To fell the wind. To touch the stars.

I promise to DISCOVER MYSELF. To stand tall with greatness. To chase down and catch every dream.

Because LIFE IS AN ADVENTURE.

Thank you,

Best Regards,

Dewi Puspitasari

 

Travel Kampret dan Seminar Satu Malam

Tenang, gue masih hidup. Dikenal diantara pegawai kampus bukan masalah besar buat gue. Bener. Bukan. Masalah. *mencret meradang*

Dan tenang, cerita ini ga bakal sepanjang Cinta Fitri Season entah kapan abisnya. Ini cerita ngenes gue dan temen-temen gue waktu perjalanan ke Unibraw. Buat yang belum baca bagian pertama bisa klik posting gue yang ‘From Semarang With Gedeg’.

Setelah tetek bengek administrasi selesai, sekarang tinggal masalah gimana berangkatnya ke Malang. Awalnya kita mau naik kereta ekonomi, tapi ternyataa kereta ekonomi cuma ada setelah jam 10 malem. Mang Ujaaaaang!!!! Terus kita cari bus, dapet, tapi kita harus ke poolnya nun jauh disana dan menerjang genangan nan eksotis yang menghadang di jalan. Sebagai anak kosan yang ga mampu bayar taksi semahal itu, ga jadi kita naik bus itu. Mang Ujaaaaaaaang, Mang Ujaaaaaang.

Finally, kita putusin naik travel kampret. Travel Kampret? What is that, Dew?

Okee, gue jelasin. Travel kampret adalah travel dimana sebuah travel yang memberikan kami jadwal keberangkatan jam 20.00 WIB tapi kemudian jemput kami jam 21.30 WIB. Sebuah travel yang membuat si Ratri sempet beberapa kali ke kamar mandi sambil nunggu, si Riko sempet bolak balik ke kosannya ngambil sepatu, si Kikok yang sempet pacaran dulu (ajieeee), dan ngebuat gue dan Hesti labil ga jelas di warung temen gue. Oh ga lupa, kita semua sempet galau-galauan. Galau itu hukum wajib saat kita nunggu ga jelas mau ngapain.

Tapi ditengah kekampretan itu, ada hal keren muncul dari si Sopir travel kampret itu. Gue curiga, dulu sopir travel ini pasti mantan pembalap Nascar atau Relly gitu. Sobb, lo harusnya ada di dalam travel. Lo harus liat sendiri gimana si sopir ini dengan kecepatan tinggi ngelewatin satu demi satu kendaraan di jalan sempit dengan sikap super santai dan yang HARUS lo liat gimana dia bisa miringin mobilnya di bahu jalan dengan kemiringan 45o sambil ngelewatin truk-truk besar disampingnya. HAMPIR MATI GUE MANG UJAAAANGG!!!  Oh oh, dan di semua situasi itu kecuali saat mobil miring 45o, Kikok bisa tidur dengan sangat sangat sangat sangat pulas. Padahal yang lainnya tegang dan mulai mikirin wasiat apa yang harus ditulis buat keluarganya. Hebat. Bravo, Bravo!

Jam 05.00 WIBJT (waktu Indonesia bagian jawa timur) AKHIRNYA kita nyampe di kampus Unibraw, Malang. No scratches even a nail, just tegang-tegang and can’t sleep in the car.  Ga beberapa lama kita dijemput sama LO dari Unibraw, mas Bayu Mitra Suka Huru Hara A*ukabeh. Oh tenang, itu bukan nama aslinya cuma nama Facebook. Unyuu kan?

Jam 05.00 WIBJT (waktu Indonesia bagian jawa timur) AKHIRNYA kita nyampe di kampus Unibraw, Malang. No scratches even a nail, just tegang-tegang and can’t sleep in the car. Ga beberapa lama kita dijemput sama LO dari Unibraw, mas Bayu Mitra Suka Huru Hara A*ukabeh. Oh tenang, itu bukan nama aslinya cuma nama Facebook. Unyuu kan?

Prosedur seharusnya, setelah kita nyampe, kita dibawa ke kosan panitia buat mandi dan istirahat. Tapi berhubung kita datang 2 jam sebelum acara di mulai, kita langsung dibawa ke sekretariat HUMANISTIK Unibraw.

Okee, ga masalah.

Terus si Bayu bilang buat mandi kita bisa mandi di kampus.

No problem.

Karena kampusnya masih dalam masa pembangunan, makanya kamar mandi yang bisa dipake cuma 1.

Kita bisa gantian kok.

Di kamar mandi cowok.

Daaaaaang!! Mang Ujaaaaangg!!

Jam 7.00 kita udah naik ke gedung tempat seminarnya, dan ternyata acara masih dimulai jam 9. Kita sempet foto-foto dan seperti biasa, galau-galauan dikit. And you know, kita dapet tempat duduk di first row in front of the speaker. WOW! Bad luck-nya adalah kita semua ngerasa ngantuk, kecapean dan kurang enak badan. First row and sleepy. And you know what? Si Kikok yang di dalem travel tidur sepanjang perjalanan, dia yang paling menghayati seminar ini, yang paling mendalami detik demi detik seminar ini. Diaaa… Diaaaa… Satu-satunyaa… Oh mang uuuu uuuujaaaaangggg…

Kikok lagi merenungi isi seminarnya. Hebat.

Akhirnya kita ninggalin seminar dengan kepala menunduk… Maluuu…

Kita istirahat di sekretariat lagi, makan disana dan galau (lagi) disana. Bukti:

The Galau’s

Kurang dari jam 16.00 acara selesai. Waktunya jalan-jalan, Mang Ujang!! Semua delegasi dan panitia semnas Unibraw dibawa jalan-jalan ke Jatim Park 2. Hmmm, ini pertama kalinya gue ke kebun binatang sejak entah kapan terakhir kali gue kesana. Seperti biasa, foto-foto itu wajib hukumnya dan sedikit video kocak disana.

All photo taken from Riko’s, Kiky’s and my camera.

P. S. bintang di samping kami adalah refleksi dari masing orang. *kabuuur*

Can’t open it? Check here:

Dari Jatim Park, langsung ke Villa Panderman View, Bukit Panderman, Batu. Tempatnya kurang lebih mirip Lembang, Bandung. Dingin. Setelah istirahat sebentar, makan dan mandi. Waktunya makrem, malam keakraban mahasiswa. Disana kita diminta buat nampilin sesuatu.

Waktu yang ditunggu pun datang. Saatnya kami semua bernyayi:

“Sudah malaaaaaaaammm, ikan bobooooo”

Maaf yaah. Bersambung (again)…