Hi Blog: Back to Basic

Nice to see that there’s still some people visiting this blog. Somehow I’m not really surprised anymore when some lewd keywords that directed the visitor to this blog. Again as usual, this blog has no such of content.

Oh, btw, HELLO!

Master… you’re back?

Yes, I’m back my loved one. For you.

I-I don’t know what to say.

You don’t need to say anything, I’m here aren’t I? It’s all that matter.

I’m happy, Master. :’)

You should be, because I’ve spent my nights doing “spring-cleaning” on you. This blog was too messy.

Like your mind perhaps?

1

Baca lebih lanjut

Once Packed

I was trying to organize my stuff today… Trying to make everything clean again. Putting the remnant of yours  into boxes.

Your cup, the cute pink teddy bear you gave to me on my birthday, your letter.

Your smell.

Your breath.

Your words.

Your promises.

It’s still in my room all this time.

The funny thing is the heavier the box, the lighter I become.

I’m not trying to throw you away. I want to put you in a better place.

Memories.

Because eventually, it’s where you belong all this time.

Kaleidoskop Dewi & Blog Story

*ambil sapu dan kemoceng*

*bersihin sarang laba-laba*

A… Ak… Aku… Akuu… Kangen berat sama kamu blog… *peluk monitor* 

Maafkan aku blog, mungkin aku memang bukan blogger yang baik buat kamu. Aku memang blogger malas bercinta dengan keyboard belakangan ini. Bukan karena kamu blog, sungguh. Aku yang salah… *dipeluk monitor* *kesetrum* 

*ambil terompet*

*tiup*

TEEEEEETTTT TTEEEEEEEEEETTT TTEEEEEEEEEETTT PRRREEEETTT!!

Eh maaf, yang terakhir…

Kelepasan…

HAPPY NEW YEAR

SELAMAT TAHUN BARU 2011 

NEW YEAR, NEW RESOLUTION, NEW STORY. Right? 🙂

***

Tahun 2010 was amazing! 

Pengalaman baru, kosan baru, gedung kampus baru, teman baru dan pacar baru, Sammy. You know me so well, Sammy. I HEART YOU PISANNN!!! 

Naaah, mari kita buat Kaleidoskop Dewi & Story. Ihirrrr.

Kaleidoskop Dewi & Blog Story

  • Tahun 2010, pengunjung blog ini totalnya udah ada hampir 3000 pengunjung. Terima kasih untuk pembaca setia dan pembaca kesasar blog ini. Kalian membuat ku merasa terharu biru… Terima kasih cintaaaa… Untuk segalanyaaa…
  • Dua pacar kembar gue yang bikin kepala gue cenat cenut hampir mati. Prope Qual dan Prope Quan. Oh ya, gue pernah bilang kalo gue punya “pacar baru” ke temen gue As -bagi yang belum tahu, As pernah ngisi blog gue dan dia nulis dikit banget. Kampret-, setelah dia baca blog gue. Dia malah kesel sendiri -dan gue yakin lo ketawa juga- I’m sorry As. Hehehe.
  • Bikin acara Try Out bareng anak Forum Komunikasi Mahasiswa Boyolali (FKMB) Semarang. 
  • Cerita lama tentang gue dan KRS masih awet sampe bulan ini, bahkan sampe sekarang. Kampret. Nilai gue semester 3 juga turun. Kampret dua kali. 
  • Naik pangkat jadi Ketua Bidang Hubungan Eksternal. Ihirrr cikicirrrr… Dan karena gue diangkat jadi Kabid Eksternal, maka dari itu, gue bisa dateng ke……

TEMU ADMI UNIVERSITAS PADJAJARAN

BANDUNG!!


Aaah, gila. Kemasan acara ini kemarin simple, tapi masih kebayang-bayang sampai sekarang. Lagu Armada, belum lagi tragedi “mbak donat” dan jarang kena jepret kamera disana. Betapa malaaang nasib kuu…. 

  • Setelah penantian selama bertahun-tahun, gue, Dewi Puspitasari, bisa ngesolve rubik 3x3x3. Pencapaian terbesar gue tahun 2010. Ga ada lagi rubik yang terluka gara-gara gue lempar. Untuk rubik-rubik yang telah hancur, patah dan hilang. Mengheningkan cipta, mulai….
  • Pendakian ke Gunung Sindoro. Tepatnya buat gue adalah, pendakian ke (kaki) gunung Sindoro. Cukup, cukup, aku tak mau membahasnya lagi, Sergio. Sakiiitttttttt. 
  • Terima kasih buat Dina, yang ngasih award pertama buat blog ini. Gue dam Bloggy terharu biru nerima awardnya, sini sini peluk cium bacok… 
  • Pindah kuliah, pindah tempat kosan. Uhhgg, bentar, gue ambil tissue dulu. Gue ga pindah kampus, cuma pindahan ke gedung yang baru. Which means, gue juga harus pindah kosan. Pisah sama temen sekamar gue yang udah 2 tahun, dari awal MOS sampai saatnya pindah, bobo bareng sama gue. Eh, bobo bareng? Uhhmmm, agak aneh ga sih bacanya? No no, I’m not like what you think.
  • And of course, ehemmm, I’m growing up. I’m 20 years old now. Apakah umur gue yang berubah dari 19 ke 20 juga akan merubah alamat blog gue? Atau gue akan ganti blog lagi? Of course not! *peluk monitor* It’s not gonna happen to you my dear, Bloggy. Sembilan belas itu angka favorite gue sejak kapan tahu. Gue dan angka 19 sepertinya sudah ditakdirkan bersama.
  • Pacar baru lagi… Sammy. Aaaahhhh, I wish you are the last one.
  • Petualangan ke Malang bersama Kikok, Hesti, Ratri dan Riko. Tepatnya petualangan terselubung kali yaa. Masih ada embel-embel harus ikut seminar sih. Salah stasiun, puter-puter kota Surabaya, ketemu Kokom yang ternyata temennya As, naik travel berasa naik Tong Setan, ada yang terlalu semangat ngikutin semnasnya (baca : tidur), and many more. Hihihi
  • EARN MY OWN MONEY! Haha. Meskipun ga terus-terusan ada, at least gue udah bisa hasilin duit sendiri. Tanpa keringat. Hehehe.
  • Thanks GOD. Seminar nasional yang begitu ruwet persiapannya, yang bikin lelah emosi, jiwa dan raga. Akhirnya terlaksana juga… Nop, gue males ngebahas lebih lanjut
  • Gue mencalonkan diri sebagai Ketua HMJ Administrasi Publik periode 2011. Yup, I’m seriously be one of the candidate. Hasilnya? Gue ternyata sedang dipersiapkan untuk sesuatu yang lebih besar dari ini… 😉

I’m sorry for all mistake, tears or anger in 2010.

And thanks for them who gave me smile and support.

Thank you 2010 and Welcome 2011.

Be great for me. OK?

Sejarah Blog Lama dan Orang Asing

Semangat Pagi semuanyaaa!!

Lama sekali awak ni tak posting, merindu rasanya jari-jari awak menari-nari dengan keyboard. Sesuai request mamasnya di comment box di posting sebelumnya, kali ini gue mau cerita kenapa gue pindah dari blog lama ke blog yang ini. Semoga jiwa raga gue siap. Somebody, kalo setelah ini terjadi sesuatu sama gue, please, bayarin utang pulsa gue. Terima kasih…

Jadi begini mamasnya, mbak-mbaknya. Gue mulai blogging dari gue lulus SMA. Ga tahu kenapa baru saat itu gue baru kepikiran buat bikin blog. Yaah, mulai lah gue blogging. Seminggu bisa 3 kali gue posting di blog dan itu posting gue bikin tanpa bikin draft dulu. Maksudnya, bahasa sederhananya adalah semua posting yang gue post saat itu adalah semua isi otak dan hati gue. Bahasa lebih sederhana lagi, itu postingan labil.

Ya. Gue dulu pernah posting mewek-mewek things, 4L4Y things. Gue ga pake angka huruf, tulisan gede kecil, tulisan gue masih pake font normal. But hey, 4L4Y itu juga sebuah proses ke masa dewasa kan? Ya kan? Ya kan? *ngeles* *cari pembelaan*

Jujur-jujuran nih ya (berasa main truth or dare gue), itu blog gue bikin setelah gue ada masalah dengan sahabat gue, eh mantan sahabat, eh masih dibilang sahabat ga si? Tapi kan, tapi kan, gue udah ga pernah ketemu ngomong, telpon apalagi smsan. Mantan kan yah? Rrrrr, daripada ribet, mari sebut dia Orang Asing. OK? Deal? Mantaaapppp… Lanjut neeengg!

Blog gue yang lama itu, gue bikin buat ngeluarin isi otak gue, isi hati gue, yang mulai membludak dan hampir meledak karena mikirin konflik antara gue dan Orang Asing itu. Ada juga beberapa hal yang isinya tentang keluarga gue dan sedikit kehidupan kampus. Tapi tetep kebanyakan isinya otak gue dan muka melas gue, berharap dia mau maafin gue. *gimana mau maafin, dia baca aja ga*

Lama-lama gue bosen. Gue pengen sedikit beda, gue capek mengalokasikan (beuhhh), mikirin masalah itu terus. Gue lalu mikir, “kalo emang dia pengen semuanya balik lagi, harusnya ga selama ini. Dia peduli apa sama gue? Gue ga bisa tidur sampe pagi karena mikirin masalah ini dia juga ga tahu, gue nangis sampai dada gue sesek juga dia ga tahu, dan gue berubah seperti gue yang sekarang dia juga peduli apa? Ga ada. Dia move on dengan hidupnya, masa gue mau tetep stuck disini? NO WAY”

Lo bisa bilang gue lebay, bilang gue apalah terserah. Terserah kali ini, sungguh aku tak kan peduli Ku tak sanggup lagi… *plakkk!!* OK, thanks for slapping my face…

Tapi satu hal, rasa sakitnya waktu lo harus kehilangan sahabat lo, yang udah lo (bahkan keluarga lo juga) anggap seperti saudara lo sendiri, bisa gue bilang, lebih dari saat putus sama pacar. Ehemm, tidak berlaku untuk yang hampir nikah terus batal atau mungkin meninggal. Hehehe. Maaf. Ingat, hanya PUTUS dari pacar.

Maaf kalo akhirnya ini jadi curcol, mamasnya si yang mulai… *lempar batako*

Jadi, ada yang punya kisah sama kayak gue? 😉

 

Romantis Adalah

Romantis adalah saat ketidaksengajaan kita bertemu, di tempat asing (untuk pertama kalinya) buat kita.

Romantis adalah saat kita berjabat tangan, mengucapkan nama masing masing dan tersenyum.

Romantis adalah menanyakan banyak hal ‘ga penting’ yang kemudian berakhir pada SMS yang semakin intens.

Romantis adalah saat kita tidak membutuhkan kata kata untuk menerjemahkan apa yang ada dalam pikiran kita. Hanya aku, kamu dan mata kita.

Romantis adalah saat aku harus memutuskan untuk menyukaimu atau tidak.

Romantis adalah ketika kamu meminta teman temanmu “memaksa” ku datang di acara ulang tahunmu,

Romantis adalah kamu memainkan gitar dan mengajak aku dan yang lainnya bernyanyi.

Romantis adalah saat kamu mengucapkan tiga kata sakti itu.

Romantis adalah saat kamu mengatakan kita hanya berbeda beberapa meter. Ribuan meter tepatnya.

Romantis adalah kamu yang selalu tiba-tiba ada didepan rumah, masih lengkap dengan ‘perangkat’ kuliahmu, tersenyum lebar dan mengatakan, “Kangen”.

Romantis adalah bagaimana kamu membuatku semakin menyukai travelling. Kita, jalan dan semua pikiran yang hanya milik kita.

Romantis adalah kamu yang membuat nama khusus untukku.

Romantis adalah keras kepala dan kemalasan tingkat tinggi kamu untuk makan malam, sehingga langsung meninggalkanku tidur.

Romantis adalah perasaan cemas yang kamu tinggalkan untukku saat kamu bermain dengan motor kesayanganmu. “Aku baik baik saja”, nyaman mendengarnya, tapi tidak membuatku tenang.

Romantis adalah kebodohanmu memacu motormu dengan kecepatan tinggi dari kota itu ke kotaku, untuk memastikan aku yang sedang di rumah sakit tidak kesepian, aman dan baik baik saja. Walaupun terkadang cuma bisa melihat dari jauh, hey, thank you, Sir. :#)

Romantis adalah bagaimana kesalnya kamu memaksaku untuk minum butiran pil itu.

Romantis adalah senyum lebar ketika kamu tahu aku sembuh.

Romantis adalah kamu yang selalu menggoda ku, mengintip dari balik buku ku.

Romantis adalah keramahanmu mengenal teman temanku.

Romantis adalah cercaan, celaan, tertawaan, dan ratusan butir air mata yang kita berdua keluarkan.

Romantis adalah bagaimana kamu memaafkanku untuk berbagai kebodohanku dan melupakannya.

Romantis adalah mengapa aku selalu tersenyum ketika melihat sesuatu yang berkenaan dengan kamu, sampai sekarang.

Romantis adalah bertahun tahun tidak pernah online dan tiba tiba muncul keinginan dalam diriku untuk online YM dan menemukanmu disana. Mengobrol biasa.

Romantis adalah ingatanku tentang perang dingin yang terjadi di antara kita berdua beberapa tahun yang lalu.

Romantis adalah perpisahan yang membutuhkan waktu sangat lama untuk dilupakan.

Romantis adalah momen momen kita yang tidak penting, namun berharga.

Romantis adalah saat aku menulis coretan ini sambil mencoba mengingat detail wajahmu dibawah alam sadarku.

Romantis adalah kamu.

Ya, romantis adalah kamu.

*Inspired from Pena dan Cerita

***

Cuma kebetulan lagi inget beberapa hal dari masa lalu, tentang masa ke ‘non-jombloan’ gue. Beberapa yang lucu dan bodoh. Gara-gara blog Pena dan Cerita nulis postingan tentang romantic romantisan yang unyuu munyuu itu. Damn. Nasib jomblo ngenes. Tulisan dan kisah nyata berbanding terbalik.

Mungkin sedikit menyebalkan untuk beberapa cowok. Melihat cewek masih aja inget mantannya. Apalagi sampai special di bikinin postingan seperti ini. But hey, one day you’ll be one of them. I mean, special. And I’ll wrote about you here. 🙂